7 Cara Menemukan Produk Yang Tepat Untuk Dijual Online

7 Cara Menemukan Produk Yang Tepat Untuk Dijual Online

Ini bukan soal berapa lama kamu menjadi pengusaha, memulai bisnis online bukanlah sebuah hal mudah di masa sulit seperti sekarang. Menemukan produk yang tepat untuk dijual online adalah kuncinya, berikut gambaran umum mengenai bisnis online di tahun 2020:

  • Persaingan yang begitu sengit
  • Pasar produk yang sudah mulai jenuh
  • Konsumen yang menuntut kenyamanan lebih dalam belanja online

Sebelum kamu memikirkan tentang nama brand, desain toko online, kamu harus tahu terlebih dulu menentukan produk yang tepat untuk dijual secara online.

Bagian ini menjadi sangat vital dan strategis, karena berikutnya akan menentukan setiap keputusan bisnis yang akan kamu buat seperti:

  • Nama brand,
  • Desain website,
  • Pemasaran,
  • Layanan konsumen,
  • Pemenuhan order dan pengirimannya.

Meskipun masing-masing komponen tersebut penting untuk strategi bisnis online yang sukses, namun semuanya tidak akan berguna tanpa produk yang tepat untuk dijual secara online.

Berikut ini, saya akan berbagi cara menemukan produk yang tepat untuk dijual secara online.

Jenis Produk Yang Tepat Dijual Secara Online?

Terlepas dari industri dan kategori apa bisnis kamu, ada dua jenis produk yang dapat dijual secara online:

  1. Produk komoditi
  2. Produk khusus (niche)

Produk komoditas adalah barang atau jasa penting dengan permintaan tinggi atau populer, yang dapat berupa produk fisik atau digital. Ini adalah produk yang dibutuhkan semua orang.

Produk komoditas adalah barang atau jasa yang mayoritas dijual secara online, banyak terdapat di marketplace populer seperti tokopedia, bukalapak, shopee seperti; makanan, pakaian, mainan, peralatan olahraga dan lain-lain.

Produk khusus atau niche adalah barang atau jasa yang melayani basis pelanggan dan kategori produk tertentu.

Dalam banyak kasus, biasanya ini merupakan produk yang unik, terbatas atau bahkan hand-made yang dapat menjadi produk populer yang paling dicari di internet.

Produk khusus seringkali dibuat dalam jumlah kecil atau sesuai permintaan. Bayangkan produk-produk seperti; hiasan buatan tangan, yogurt beku rumahan atau chasing handphone berbahan kulit.

Namun, gak sedikit pemilik toko online menjual kombinasi antara produk yang dikomodifikasi dan produk khusus untuk meningkat penjualan toko online mereka.

Hanya menawarkan produk komoditas yang banyak dijual di marketplace besar seperti tokopedia dan shopee, akan membuat sangat sulit untuk bisa sukses dalam persaingan penjualan online.

Pedagang grosir dan pengecer besar akan dengan mudah masuk ke pasar, membeli produk komoditas tersebut dalam jumlah yang besar untuk dapat memenangkan persaingan harga.

Alih-alih sambil terus berproses, kamu dapat menjual barang komoditas dan produk khusus sambil memberikan pengalaman menikmati layanan brand akan membawa bisnis online kalian menuju kesuksesan.

Sebagai contoh mari kita lihat lemonilo, misalnya.

Lemonilo – Toko Online Makanan Sehat dan Produk Natural

Lemonilo berhasil menyelami dengan kedua jenis produk, yaitu komoditas makanan dan juga niche khusus produk organik yang dibuat secara terbatas dengan berbagai merek lokal termasuk brand mereka sendiri.

Dengan menawarkan barang komoditas dan produk khusus, konsumen mendapatkan kenyamanan berbelanja online dengan diberikan pilihan kedua jenis produk tersebut di satu toko online.

Memilih Produk Yang Tepat Dijual Secara Online?

Kita semua membangun toko online tentu ingin menjadi perusahaan besar seperti Amazon, Ebay atau Alibaba. Namun kenyataannya, dalam kondisi pasar jenuh seperti sekarang sangat sulit untuk menemukan ide produk yang tepat dijual secara online.

Kali ini kalian beruntung, karena saya telah menyusun daftar periksa untuk melakukan riset produk yang dapat membantu kamu menemukan produk yang tepat dijual secara online.

1. Identifikasi atau buatlah produk/jasa yang dapat memecahkan masalah

“Jika kita memikirkan ide yang bagus, kita tidak akan menemukannya. Kamu hanya perlu memikirkan solusi untuk masalah yang dihadapi banyak orang dalam kehidupan sehari-hari.” — Brian Chesky, Co-founder of Airbnb

Saat kamu menggali ide tentang produk atau layanan yang akan ditawarkan, jangan lewatkan untuk menganalisa masalah yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita contohkan, misalnya Gojek. Startup ini diprakarsai oleh Nadiem Makarim karena ditemukannya masalah transportasi di Jakarta atau kota besar lainnya.

Nadiem Makarim (founder Gojek)

Setiap hari Nadiem sebagai pengguna angkutan ojek merasa transportasi ini lebih efektif menembus kemacetan di Jakarta. Namun, ia menemukan layanan ojek yang jauh dari memuaskan serta belum dikelola dengan baik.

Maka muncul ide aplikasi transportasi online yang dapat memberi solusi atau permasalahan yang ada. Alhasil, layanan tersebut kini berkembang dengan pesat sehingga kini telah menjadi super apps.

Produk atau layanan yang kamu buat tidak harus merupakan upaya yang besar dan rumit. Bisa saja merupakan hal yang sangat sederhana, namun sangat efektif menyelesaikan masalah yang kamu temukan.

Kamu juga bisa menggali peluang produk dengan mempertimbangkan hal berikut;

  • Fitur produk yang ditingkatkan
  • Pasar baru yang belum disentuh oleh kompetitor, atau
  • Positioning dan pemasaran produk yang unik

Tips: Renungkan masalah yang kamu temukan dalam hidupmu sendiri dan jelaskan pengalaman apa yang membuat kamu berkesan atau penyelesaiannya.

2. Temukan produk yang kamu dan orang lain suka

Kamu harus betul-betul memiliki passion terhadap produk atau layanan yang kamu jual. Ketertarikan dan gairah terhadap produk yang kamu jual akan menjadi nilai yang kuat untuk kamu tawarkan.

Memiliki bisnis sendiri bukanlah sesuatu yang nyaman dan dijamin berjalan mulus. Terdapat banyak tantangan terjal yang mesti dihadapi, sesekali bahkan terasa begitu menyakitkan ketika keberhasilan tak kunjung datang.

Memiliki gairah dan semangat yang tinggi terhadap produk atau layanan yang kamu jual dapat memberi energi lebih dalam menghadapi berbagai situasi sulit.

Keterikatan secara emosional terhadap produk akan membantu kita menyampaikan pesan dan nilai produk dengan lebih baik pada pasar. Selain itu, hal tersebut membuat kamu lebih menonjol diantara pesaing.

3. Temukan produk yang berpotensi untuk branding

Setelah kamu berhasil mengidentifikasi produk yang dapat menyelesaikan permasalahan, berikutnya kamu perlu mempertimbangkan untuk membangun brand untuk bertarung di pasar yang kompetitif.

Buatlah brand yang mudah dikenali dengan meluangkan waktu untuk meneliti sehingga kamu dapat memahami dengan baik target audience dari produk yang kamu tawarkan.

Brand harus bisa berbicara pada pelanggan potensial secara efektif, sehingga mendorong tercipta keterikatan antara keduanya.

Dengan kata lain, kamu harus bisa menciptakan loyalitas berdasarkan identitas audiens.

Kamu bisa memulainya dengan menjawab pertanyaan mendasar berikut ini:

  • Bagaimana target audiens dari produkmu ingin disapa?
  • Bagaimana kamu memposisikan produkmu?
  • Bagaimana kamu merancang desain website untuk mengkomunikasikan brand dan menarik minat target audiens?

Kembangkan toko online dengan memanfaatkan produkmu untuk membangun komunitas. Tanpa produk dan brand yang memiliki keterikatan dengan pelanggan, pada dasarnya kamu menjalankan bisnis dengan tangki kosong.

4. Ikuti tren lebih awal

Manfaatkan pasar yang sedang berkembang dan bangun positioning untuk brand kamu.

Agar berhasil melakukannya, kamu perlu mengikuti perkembangan tentang produk dan layanan yang sedang menjadi trend.

Dengan memanfaatkan trend pasar lebih awal, kamu akan memiliki peluang untuk memimpin dan menciptakan keuntungan yang besar.

5. Temukan produk yang menimbulkan guilty pleasures

Sama halnya seperti produk apa yang membuat kita bergairah dalam menjual, produk yang juga potensial untuk berhasil adalah yang memenuhi hasrat pelanggan.

Pembeli seringkali menghabiskan uang lebih banyak untuk kesenangan bersalah (guilty pleasure) mereka, maksudnya kadang pembelian dilakukan secara emosional meskipun tidak baik menurut persepsi banyak orang.

Es krim McDonald’s

Brand harus memahami pelanggan dalam memenuhi obsesi mereka, contohnya McDonald’s yang kerap meluncurkan produk es krim varian terbaru untuk melayani pelanggan setia mereka.

6. Identifikasi dan layani niche spesifik

Niche yang spesifik sering menghasilkan kesuksesan pada bisnis online. Ini disebabkan karena lebih mudah meningkatkan keterlibatan audiens yang dapat terkonversi pada penjualan.

Melayani niche yang spesifik merupakan bisnis yang bagus, karena produk kamu dapat membantu menyelesaikan masalah pada target audiens yang bergairah pada produk atau layanan sehingga tercipta loyalitas.

Loyalitas pelanggan tersebut adalah kunci keberhasilan untuk terjadinya transaksi secara berulang, dan juga dapat digunakan untuk mengakuisisi pelanggan baru melalui testimoni positif pelanggan setia.

7. Temukan peluang bisnis dimana saja

Menjadi entrepreneur adalah tentang bagaimana mendorong imajinasimu menjadi sebuah peluang bisnis yang nyata dan menguntungkan.

Perhatikan bagaimana perilaku netizen. Produk apa yang mendapatkan respon dengan cepat? Niche apa yang memiliki daya tarik pasar yang kuat. Selalu ada peluang dalam setiap fenomena.

Terus mengikuti apa yang sedang terjadi di dunia, khususnya di internet akan membantu mengidentifikasi peluang bisnis online baru. Selain itu, renungkan dan evaluasi kekuatan dan minat yang kamu kembangkan.

Apakah kamu seorang marketer yang memiliki bakat alami ataupun seorang pemula yang memberanikan diri untuk terjun dalam bisnis online. Semua keberhasilan bergantung pada bagaimana kerasnya usahamu serta daya tahanmu dalam menjalani prosesnya.

Seperti kata Aristoteles:

We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit.

Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Keunggulan bukanlah sebuah tindakan, melainkan sebuah kebiasaan.

Selamat mencoba kawan!